Terkunci
Tanaqudh التَّنَاقُض
BerandaTashdiq · Qadhiyyah · 9 dari 10
Tanaqudh
al-tanāquḍ
التَّنَاقُض
adalah perbedaan dua dalam dan , sehingga dengan sendirinya yang satu pasti benar dan yang lain pasti salah.
Dalam gambar
Penjelasan
Pada , keduanya juga harus berbeda dalam : adalah , dan naqidh adalah .
Juga ditulis: tanaqud, naqidh, saling bertentangan.
Dalam teks
وَالتَّنَاقُضُ هُوَ: اخْتِلَافُ قَضِيَّتَيْنِ بِالإِيجَابِ وَالسَّلْبِ، بِحَيْثُ يَقْتَضِي لِذَاتِهِ أَنْ تَكُونَ إِحْدَاهُمَا صَادِقَةً وَالأُخْرَى كَاذِبَةً، كَقَوْلِنَا: زَيْدٌ كَاتِبٌ، زَيْدٌ لَيْسَ بِكَاتِبٍ.Tanaqudh adalah perbedaan dua qadhiyyah dalam ijab dan salb, sehingga perbedaan itu dengan sendirinya menuntut yang satu benar dan yang lain salah, seperti “Zayd adalah penulis” dan “Zayd bukan penulis.”وَلَا يَتَحَقَّقُ ذَلِكَ إِلَّا بَعْدَ اتِّفَاقِهِمَا فِي الْمَوْضُوعِ، وَالْمَحْمُولِ، وَالزَّمَانِ، وَالْمَكَانِ، وَالإِضَافَةِ، وَالْقُوَّةِ، وَالْفِعْلِ، وَالْجُزْءِ، وَالْكُلِّ، وَالشَّرْطِ.Hal ini hanya terwujud jika keduanya sama dalam maudhu', mahmul, waktu, tempat, idhafah (sandaran), quwwah (kemampuan), fi'l (kenyataan), bagian, keseluruhan, dan syarat.وَنَقِيضُ الْمُوجَبَةِ الْكُلِّيَّةِ إِنَّمَا هِيَ السَّالِبَةُ الْجُزْئِيَّةُ، كَقَوْلِنَا: كُلُّ إِنْسَانٍ حَيَوَانٌ، وَبَعْضُ الإِنْسَانِ لَيْسَ بِحَيَوَانٍ. وَنَقِيضُ السَّالِبَةِ الْكُلِّيَّةِ إِنَّمَا هِيَ الْمُوجَبَةُ الْجُزْئِيَّةُ، كَقَوْلِنَا: لَا شَيْءَ مِنَ الإِنْسَانِ بِحَيَوَانٍ، وَبَعْضُ الإِنْسَانِ حَيَوَانٌ.Naqidh mujabah kulliyyah adalah salibah juz'iyyah, seperti “Setiap manusia adalah hewan” dan “Sebagian manusia bukan hewan”; dan naqidh salibah kulliyyah adalah mujabah juz'iyyah, seperti “Tidak satu pun manusia adalah hewan” dan “Sebagian manusia adalah hewan.”وَالْمَحْصُورَتَانِ لَا يَتَحَقَّقُ التَّنَاقُضُ بَيْنَهُمَا إِلَّا بَعْدَ اخْتِلَافِهِمَا فِي الْكَمِّيَّةِ، لِأَنَّ الْكُلِّيَّتَيْنِ قَدْ تَكْذِبَانِ كَقَوْلِنَا: كُلُّ إِنْسَانٍ كَاتِبٌ، وَلَا شَيْءَ مِنَ الإِنْسَانِ بِكَاتِبٍ، وَالْجُزْئِيَّتَيْنِ قَدْ تَصْدُقَانِ كَقَوْلِنَا: بَعْضُ الإِنْسَانِ كَاتِبٌ، وَبَعْضُ الإِنْسَانِ لَيْسَ بِكَاتِبٍ.Di antara dua qadhiyyah mahshurah, tanaqudh hanya terwujud jika keduanya berbeda dalam kulliyyah-juz'iyyah, karena dua kulliyyah bisa sama-sama salah, seperti “Setiap manusia adalah penulis” dan “Tidak satu pun manusia adalah penulis”, dan dua juz'iyyah bisa sama-sama benar, seperti “Sebagian manusia adalah penulis” dan “Sebagian manusia bukan penulis.”وَاسْتِثْنَاءُ نَقِيضِ التَّالِي يُنْتِجُ نَقِيضَ الْمُقَدَّمِ، كَقَوْلِنَا: إِنْ كَانَ هَذَا إِنْسَانًا فَهُوَ حَيَوَانٌ، لَكِنَّهُ لَيْسَ بِحَيَوَانٍ، فَلَا يَكُونُ إِنْسَانًا؛Dan menetapkan naqidh tali menghasilkan naqidh muqaddam, seperti “Jika ini manusia, maka ia hewan; tetapi ia bukan hewan, maka ia bukan manusia.”Contoh
- “Setiap manusia adalah hewan” dan “Sebagian manusia bukan hewan”
Istilah terkait
Latihan
4 soal tentang istilah ini, dalam latihan Qadhiyyah.
Ke latihan · 8 soalUji dirimu
3 soal. Dengan nilai 6 dari 10 atau lebih (dua bintang), istilah berikutnya terbuka.
Soal 1
Kapan dua qadhiyyah saling naqidh (tanaqudh)?
menuntut bahwa tepat satu dari keduanya benar karena bentuknya saja, seperti “Zayd adalah penulis” dan “Zayd bukan penulis”.
Soal 2
Apa naqidh dari “Tidak satu pun hewan adalah batu”?
adalah , yang berbeda dengannya dalam dan juga dalam .
Soal 3
Pasangan manakah yang saling naqidh?
Dua bisa sama-sama salah dan dua bisa sama-sama benar, maka dua yang saling harus berbeda dalam dan juga dalam .
Berikutnya: 'Aks mustawi العَكْسُ المُسْتَوِي
Lanjutkan →